Resep Ramadhan “Buah Kurma”






Resep Ramadhan 
“Buah Kurma”

Sumber_Gambar


Makanan yang tidak asing dan disunnahkan diBulan Suci Ramadhan adalah buah Kurma.  Buah Kurma merupakan jenis makanan yang memiliki khasiat luar biasa dalam menjaga kesehatan maupun untuk mengobati penyakit, buah kurma sejenis tumbuhan palma atau dikenal dalam bahasa saintifiknya sebagai Phonex Dectylifera yang berbuah dan bisa dimakan pada saat masak ataupun masih mentah. Pohon kurma kebanyakan tumbuh dinegara Arab dan kawasan tanah yang kering.

Sumber_Gambar

Khasiat buah kurma sudah terkenal sejak dulu yaitu saat zaman Nabi. Bahkan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda “Jika salah seorang diantara kalian berpuasa, maka berbukalah dengan kurma sebab kurma itu berkah, jika tidak ada kurma, maka berbukalah dengan air karena air itu suci. (HR. Abu Daud & Tirmizi)”.
Berbagai penelitian yang telah dilakukan buah kurma terbukti mengandung kaya akan kandungan nutrisi dan vitamin. Kandungan dalam buah kurma, dalam sebutir kurma mengandung 23 kalori, sedangkan untuk setiap 100 gram kurma (8-10 butir kurma) mengandung : Karbohidrat 73,5 g ; Serat 7,5 g ; Gula 66 g ; Protein 2 g ; Lemak 0,45 g ; Calcium 32 mg ; Magnesium 35 mg ; Selenium 1,9 g ; Phosphorus 40 mg ; Potassium 652 mg ; selain itu kurma juga mengandung Vit.A, Vit.K, Vit.B6, B kompleks dan 20 jenis asam amino.

Sumber_Gambar

Kandungan mineral dan vitamin dalam buah kurma :
  1. Adanya vitamin A, B1, dan B2.
  2. Kalsium dan Fosfor, bermanfaat untuk memelihara kesehatan tulang dan gigi.
  3. Kalium dan Magnesium, berguna untuk menjaga fungsi otot jantung, memelihara keseimbangan tingkat asam basa cairan dalam tubuh dan transmisi saraf dan sintesis protein.
  4. Zat Besi, berfungsi untuk mengangkut serta mengedarkan oksigen dari paru-paru ke sel dan kembali membawa karbondioksida untuk dilepaskan di paru-paru.


Sumber_Gambar


Kebenaran khasiat buah kurma dalam merawat kondisi tubuh juga terbukti dalam surah Ar-Rahman ayat 11 yang memiliki arti : “Di Bumi ada buah-buahan dan ada pohon kurma yang memiliki kelopak mayang”.   
Khasiat buah kurma bagi Kesehatan Tubuh, meliputi :
  1. Mampu menenangkan sel saraf.
  2. Menetralisir zat asam pada perut.
  3. Menjaga kesehatan darah dalam tubuh.
  4. Menguatkan rahim seorang wanita.
  5. Mengurangi pendarahan wanita yang melahirkan, dan masih banyak manfaat lainnya.

Kurma Ajwa adalah jenis kurma yang hanya tumbuh ditanah Madinah (Saudi Arabia) dan ini merupakan kurma favorit Nabi Muhammad SAW, ciri-cirinya berwarna hitam, tekstur lembut, tidak terlalu manis namun rasanya hampir mirip dengan kismis. Jenis kurma ini memiliki manfaat yang spesial yaitu memberikan kemudahan dalam menjalani proses persalinan dan terhindar dari resiko pendarahan, karena dalam kurma mengandung banyak sekali nutrisi penting seperti zat besi, magnesium, kalsium dan masih banyak lagi, dan yang paling signifikan adalah memberikan sang Ibu kekuatan ketika proses persalinan. 


Sumber_Gambar




Dengan adanya informasi mengenai khasiat buah Kurma yang terbukti menyehatkan, silahkan Anda coba resep video-video berikut ini :



3 (tiga) Video Pendukung terkaitResep Ramadhan ‘Buah Kurma’:

Video_1 : Susu Kurma - Minuman #063




Judul Video_2 : Resep Cemilan Enak - Cokelat Kurma isi Keju




Video_3 : Jus Kurma - Minuman #067






* Ingin menggunakan cara video 1, 2, atau 3 ;    Selamat mencoba resep yang berbahan dasar buah kurma untuk berbuka Puasa...      d ^_^ b

* Semoga Bermanfaat...



Selamat Menunaikan Ibadah Puasa di Bulan Suci Ramadhan



Sumber Info :



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hari Lahirnya Pancasila









Hari Lahirnya Pancasila



Sumber_Gambar

Lahirnya Pancasila adalah judul pidato yang disampaikan oleh bapak Soekarno dalam sidang "Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan" pada tanggal 1 Juni 1945. Dalam pidato inilah konsep dan rumusan awal "Pancasila" pertama kali dikemukakan oleh bapak Soekarno sebagai dasar negara Indonesia merdeka
1 Juni menjadi tanggal yang sangat penting, hal ini dikarenakan Pancasila yang dijadikan sebagai dasar Negara serta Pemersatu Sabang hingga Marauke. Pada tanggal tersebut kata Pancasila pertama kali diucapkan oleh Bung Karno yang saat itu belum diangkat menjadi Presiden pada saat mengucapkan kata Pancasila pada sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Berikut kutipan pidato Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945 :
"Dasar negara, yakni dasar untuk di atasnya didirikan Indonesia Merdeka, haruslah kokoh kuat sehingga tak mudah digoyahkan. Bahwa dasar negara itu hendaknya jiwa, pikiran-pikiran yang sedalam-dalamnya, hasrat yang sedalam-dalamnya untuk di atasnya didirikan gedung Indonesia Merdeka yang kekal dan abadi. Dasar negara Indonesia hendaknya mencerminkan kepribadian Indonesia dengan sifat-sifat yang mutlak keindonesiaannya dan sekalian itu dapat pula mempersatukan seluruh bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai suku, aliran, dan golongan penduduk,"
"Dasar negara yang saya usulkan. Lima bilangannya. Inilah Panca Dharma? Bukan! Nama Panca Dharma tidak tepat di sini. Dharma berarti kewajiban, sedang kita membicarakan dasar. Namanya bukan Panca Dharma, tetapi saya menamakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa (Muhammad Yamin) namanya Pancasila. Sila artinya asas atau dasar dan di atas kelima dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia kekal dan abadi,"


Sumber_Gambar


Pancasila yang diusulkan oleh bapak Soekarno saat itu, adalah cukup berbeda dengan Pancasila yang kita kenal saat ini. Perbedaan itu, terutama dalam hal susunan redaksi, sistematika, atau urutan sila-silanya. Perhatikan, Pancasila yang diusulkan oleh bapak Soekarno saat itu :
            1.    Kebangsaan Indonesia
            2.    Internasionalisme atau perikemanusiaan 
            3.    Mufakat atau demokrasi 
            4.    Kesejahteraan sosial 
            5.    Ketuhanan yang berkebudayaan

Tentu, cukup berbeda dengan naskah resmi Pancasila yang kita kenal pada saat ini, yaitu :
1. Ketuhanan yang maha esa 
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanan dalam permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia


Sumber_Gambar



Sumber_Gambar



4 (empat) Video Pendukung terkait “Hari Lahirnya Pancasila” :

Judul Video_1 : Memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945




Judul Video_2 : Pidato Bung Karno Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni




Judul Video_3 : Sejarah di Balik Lahirnya Pancasila






Judul Video_4 : On The Spot - Fakta Lambang Garuda Pancasila





  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kecerdasan Emosional






Kecerdasan Emosional

Sumber_Gambar


Kecerdasan adalah anugerah istimewa dari Allah SWT yang diberikan pada manusia. Dengan kecerdasan manusia mampu memahami segala fenomena alam dan kehidupan secara mendalam, selain itu juga mampu untuk mengetahui suatu kejadian kemudian mengambil hikmah dan pelajaran dari kejadian-kejadian yang dialami, dengan begitu manusia akan menjadi lebih beradab serta bijak.
Kecerdasan emosional atau istilah asingnya Emotional Quotient [EQ] adalah suatu kemampuan yang dapat mengerti emosi diri sendiri dan orang lain, serta mengetahui bagaimana emosi diri sendiri terekspresikan untuk meningkatkan maksimal etis sebagai kekuatan pribadi.
 Seseorang yang memiliki EQ baik dapat memisahkan berbagai emosi dan menggunakannya sebagai bahan pemikiran juga perilaku diri sendiri. EQ dinilai dapat memberikan keuntungan dalam bersikap bahkan dalam berkarier. Biasanya jika ingin mengetahui kadar EQ dalam diri, seseorang harus melaksanakan serangkaian tes psikologi, namun dalam sebuah diskusi forum di Quora, terdapat beberapa tanda yang mencerminkan EQ yang baik dalam kehidupan sehari-hari tanpa Anda perlu membayar tes psikologi. Berikut beberapa tanda yang dimaksud :
  1. Mendengarkan dan Berbicara. Sebuah akun atas nama Bran Bain menulis bahwa orang dengan EQ tinggi akan cepat dalam mendengarkan dan lambat dalam berbicara. Hal ini menunjukkan kesadaran dalam percakapan dengan orang lain.
  1. Berhati-hati. Akun lainnya, Paul Denlinger, menjelaskan kadang memiliki kecerdasan emosional berarti ia berhati-hati dalam bertindak. “Contoh terbaik dari kecerdasan emosional adalah tetap diam ketika situasinya tidak memungkinkan, tetap melihat, mengamati dan mendengarkan yang lainnya”, tulisnya.
  2. Mengelola emosi atau Mengenali perasaan Anda sendiri. Akanksha Ujjawal berpendapat bahwa kendali diri adalah indikator seseorang dengan EQ yang tinggi. “Mereka sangat baik dalam mengelola emosi mereka sebelum kehilangan diri dan meledak seperti gunung berapi. Mereka mengerti emosi manusia sangatlah kuat dan tidak dapat diabaikan. Dan mereka menangani hal itu sangat cepat”, tulisnya.
  3. Selera humor dan Umpan Balik. Rasa humor yang terkendali adalah aspek penting yang dimiliki seseorang dengan EQ yang tinggi, menurut Venkatesh Rao. Ia berpendapat bahwa jika orang yang mengubah segala sesuatu menjadi bahan lelucon dan orang lain tidak tertawa karenanya, maka memiliki kerendahan EQ yang sangat serius. Sedangkan terkait Umpan Balik menurut Hans Jacobsen menilai bahwa menerima umpan balik dapat menjadi sinyal kualitas dari kapasitas emosional seseorang.
  4. Mampu membaca orang lain. Misalnya rekan kerja Anda akhir-akhir ini sering marah, Anda tahu bahwa ada masalah yang sedang mengganggu pikirannya.
  5. Mengetahui kekuatan ( + ) dan kelemahan ( - ) diri. Setiap manusia biasa pasti memiliki + dan - . Anda tidak hanya mampu mengenali perasaan yang muncul, tapi juga tahu siapa diri Anda sesungguhnya serta hal-hal yang menjadi keahlian Anda, tapi disisi lain juga harus mengetahui aspek mana yang perlu diperbaiki dalam kehidupan Anda.
  6. Tidak mudah tersinggung. Hal ini memang sulit untuk diaplikasikan dalam keseharian karena setiap individu memiliki istilah “mood” yang berubah-ubah, kadang “Good Mood” dan kadang “Bad Mood”. Kuncinya Anda harus mengetahui kondisi dan memahami siapa diri Anda, insyaAllah perkataan orang lain tidak akan membuat Anda merasa tersinggung dengan mudah. Jika Anda sudah berusaha agar tidak mudah tersinggung ternyata masih ada orang yang merendahkan Anda dengan mengatakan “Lo dulu orangnya tersinggungan”, maka jawab saja “Gue dulu dengan gue sekarang…BEDA”.
  7. Bersyukur. Orang dengan kecerdasan emosional menyadari pentingnya bersyukur dan berpikiran positif setiap hari. Sebuah penelitian yang dilakukan University of California, Davis (UC Davis) bahwa orang yang terbiasa bersyukur memiliki tingkat hormon stres kortisol yang rendah. Karena rendahnya hormon kortisol, suasana hati dan kondisi kesehatan Anda secara umum pun menjadi lebih baik.
  8. Peduli terhadap Kesehatan. Salah satu ciri kecerdasan emosional adalah kesadaran untuk menjaga kesehatan. Anda memahami bahwa menjalani gaya hidup sehat adalah salah satu cara untuk meningkatkan kualitas hidup dan kebahagiaan. Maka, biasanya orang yang kecerdasan emosionalnya tinggi selalu mengusahakan istirahat yang cukup, makan dengan gizi seimbang dan tidak mengkonsumsi makanan+minuman yang tidak sehat serta rutin berolah-raga.
  9. Pendengar yang baik. Pendengar yang baik memiliki kemampuan untuk berempati pada orang yang berbicara. Anda mau mendengarkan tanpa maksud menghakimi, menyalahkan atau menguntungkan diri sendiri. Anda hanya ingin memahami orang lain dengan baik. Anda pun tidak akan memotong pembicaraan orang lain dan selalu berusaha untuk mendengarkan dan berpikir sebelum berbicara.
  10. Berpikiran terbuka. Anda juga selalu menghindari berpikiran negatif soal orang lain sebelum memahami perkaranya, bersedia menerima saran dan kritik demi perubahan yang lebih baik, serta bersedia bekerja sama dengan siapa saja, *(tentunya bekerja sama dengan pihak-pihak yang dapat dipercaya).
  11. Tidak takut minta maaf. Jika memang salah / terbukti salah maka orang yang memiliki kecerdasan emosional tinggi berani mengakui kesalahan dan meminta maaf. Anda tahu bahwa semua manusia biasa pasti pernah melakukan kesalahan (*hanyasaja tingkat kesalahan yang dilakukan berbeda-beda…ada yang low, standard, high, very high n very-very high), tetapi hal yang terpenting adalah belajar dari kesalahan tersebut. Sehingga permintaan maaf bukanlah tanda kekalahan buat Anda. Justru sebagai pertanda bahwa Anda cukup kuat untuk bangkit dari kesalahan.
     
 Manusia dalam pandangan Al-Qur’an memiliki kedudukan yang mulia dibanding makhluk yang lain. Disamping itu manusia juga termasuk makhluk yang unique (Unik) dengan beragam potensi. Perkembangan ilmu pengetahuan seolah tidak pernah henti mengkaji sosok bernama manusia hingga lahir beragam ilmu, baik yang menilik dari sisi anatomi maupun psikologi. Lahirnya beragam teori kecerdasan dalam ilmu pengetahuan modern, mendorong penulis untuk menelaah kecerdasan dalam perspektif Al-Qur’an, khususnya dalam hal Emotional Quotient [EQ] atau kecerdasan emosional. EQ sebagai motus anima (jiwa yang menggerakkan), emosi manusia layak dikaji karena berkenaan dengan mekanisme fa’ali (bersifat otomatis atau kodrati [mengenai kerja atau gerak alat tubuh]) serta dimensi spiritual (transendental).
Kecerdasan emosional yang diungkap oleh Al-Qur’an dalam ayat-ayat yang menggunakan kata yang memiliki makna kecerdasan seperti tafakkur dan sejenisnya, seperti pada surah (Q.S. Al-Baqarah : 197) berikut ini :
Sumber



Ayat tersebut (Q.S. Al-Baqarah : 197) memanggil orang-orang yang berakal (uli al-albab) agar dapat mengendalikan emosi disaat melaksanakan ibadah haji karena pada saat itu bertemu banyak orang dari berbagai bangsa dan negara, yang berbeda watak, kultur, dan tradisi. Kecerdasan emosional dalam pengendalian berbicara, contoh : tidak berbicara yang tidak baik dan tidak bermanfaat, juga tidak membalas perkataan orang lain yang tidak baik.

Kecerdasan tidak terlepas dari pengalaman, berpikir serta proses yang membutuhkan waktu dan sumber-sumber tertentu. Sumber yang memberi kekuatan luar biasa pada proses berpikir dan menjadi referensi bagi akal yang digunakan setiap orang, meliputi : Orang Tua, Keluarga, Masyarakat, Sekolah / Lingkungan Pendidikan, Teman, Media Massa / Internet , Diri Sendiri.
Al-Qur’an banyak memberikan motivasi kepada manusia agar memiliki kecerdasan, bukan kecerdasan intelektual semata yang sifatnya logis-matematis, akan tetapi kecerdasan majemuk yaitu kecerdasan mencakup berbagai aspek kehidupan. Kecerdasan yang dimaksudkan oleh Al-Qur’an adalah kecerdasan menggunakan kemampuan akalnya untuk kebaikan dirinya dan kebaikan orang lain.

Sumber_Gambar




2 (dua) Video Pendukung terkait “Kecerdasan Emosional” :
* Kecerdasan (EQ+IQ+SQ) dalam kehidupan berdasarkan kitab suci Al-Qur’an (Quranic Quotient) ;
Judul Video_1 : Kecerdasan Intelektual-Emosional-Spiritual




* Contoh : EQ dr. Zakir Naik yang pantas diteladani ;
Judul Video_2 : WANITA INI MENGAMUK PENUH EMOSI DIHADAPAN DR ZAKIR NAIK




* Semoga Bermanfaat...
 


Sumber Info :

 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Keuntungan DiFitnah dan Solusi menghadapi Fitnah











Keuntungan DiFitnah dan Solusi menghadapi Fitnah

Sumber_Gambar


Berdasarkan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), Fitnah adalah perkataan yang tidak benar atau tanpa berdasarkan kebenaran atau bukti yang jelas disebarkan dengan maksud memburukkan orang (seperti : pencemaran nama baik, merugikan kehormatan orang).
Apakah Anda pernah digunjing atau difitnah? Jika Anda adalah pihak yang difitnah secara manusiawi pasti sakit hati, begitu sedihnya, stress, setiap hari terus tertekan batin dan pikiran, dikarenakan masalah fitnah yang dialami. Kata digunjing atau difitnah konotasi pada umumnya adalah sangat tidak nyaman sekali. Kebanyakan dari isinya adalah tentang pendapat dan hal-hal yang tidak disuka oleh objek gunjingan (pihak yang difitnah) dan secara umum biasanya berakibat merugikan objek gunjingan (pihak yang difitnah).
Sumber_Gambar
 
Mungkin ada pembaca yang bertanya-tanya kenapa judul diatas mengaitkan pada keuntungan difitnah??? kalo difitnahkan pasti ruginya. Memang betul kalo difitnah memang dirugikan, tapi kalo yang dibahas tentang kerugian difitnah kapan majunya jadi orang.
Fitnah dapat menyebabkan seseorang putus asa dan tidak bersemangat dalam menjalani hidup, olehkarenanya terbitan artikel blog kali ini akan membahasa mengenai keuntungan difitnah dan solusi menghadapi fitnah, dengan tujuan memberi cahaya ilmu kepada pembaca (terutama untuk pihak yang baru pertama kali difitnah & belum tahu ilmu untuk menghadapi fitnah yang biasanya pihak ini memiliki emosi yang kurang dapat dikontrol).
Sangat penting mengetahui sisi kebaikan atau keuntungan jika difitnah agar diri ini selalu memiliki semangat dalam menghadapi setiap tantangan kehidupan terutama fitnah, berikut keuntungannya :
  1. Anda menjadi lebih memperhatikan sikap Anda. Anda yang digunjing atau difitnah jadi mendapatkan perhatian lebih dari sebelumnya, karena orang-orang jadi sibuk memperhatikan Anda, sehingga Andapun lebih memperhatikan sikap Anda.
  1. Anda dapat mengetahui bahwa Anda memiliki keistimewaan. Pada dasarnya orang yang sedang ramai dibicarakan, pertanda ia sedang berada diatas, dengan kata lain mereka yang memfitnah menyadari dalam hatinya tentang kelebihan Anda yang tidak mereka miliki. Dengan demikian Anda dapat mengetahui keistimewaan Anda sendiri.
  1. Anda jadi memiliki penasehat gratis dan dapat memunculkan strategi pribadi agar menjadi lebih baik. Setiap manusia biasa pasti memiliki kekurangan, dengan adanya pihak yang memfitnah Anda mempunyai penasehat gratis yang suka mengoreksi kekurangan Anda sehingga Anda menyadarinya dan dapat segera membuat strategi pribadi agar dapat berubah menjadi lebih baik, teliti dan hati-hati.
  1. Dosa-dosa Anda berkurang dan pahala Anda bertambah. Dalam sebuah hadist, dikatakan bahwa mereka yang memfitnah hakikatnya sedang mengambil dosa-dosa Anda, semakin banyak mereka menggunjing atau memfitnah tentang Anda maka semakin banyak pula dosa Anda diambil oleh pihak yang memfitnah. Sebaliknya, orang yang sedang difitnah hakikatnya sedang menerima pasokan pahala dari mereka yang memfitnah, dengan kata lain pahala mereka (pihak yang memfitnah) pindah ke orang yang difitnah.
  1. Anda dapat mengukur tingkat kekuatan hati dan belajar memegang kuat prinsip-prinsip yang positif [berpendirian baik dalam menjalani hidup]. Jika Anda dapat membuktikan gunjingan mereka salah, maka seketika mereka akan takjub pada Anda dan balik saling membela Anda satu sama lain.
  1. Dapat menumbuhkan sikap bijak. Jika mereka tidak dapat Anda perbaiki, diam adalah sikap cerdas dalam menghadapi gunjingan atau fitnah agar proses transfer pahala dan pemindahan dosa berlangsung lancar dan sukses. Diam bukanlah tanda kelemahan, mengalah bukanlah tanda penakut, namun karena berilmu maka Anda mengambil sikap yang bijak.
  1. Anda dapat melatih kecerdasan emosional atau Emotional Quotient [EQ]. Karena pihak yang memfitnah telah memberikan pahala mereka kepada Anda, maka berilah senyum terima-kasih kepada mereka dengan begitu emosional Anda akan lebih terkendali.
  1. Jika Anda bersyukur maka Anda adalah pihak yang bahagia. Hal ini dikarenakan Anda mendapat tumpukan pahala dari mana-mana karena fitnah dan dosa-dosa terhapus sedikit demi sedikit dari catatan dosa Anda, dengan demikian secara otomatis Anda sedang menuju masa depan dalam keadaan semakin berkurangnya dosa.
  1. Anda mendapat pelajaran hidup yang berharga. Pelajaran yang mungkin tidak semua orang bisa mendapatkannya agar menjadi lebih kuat.
  1. Mental Anda semakin terasah.
  2. Anda dapat belajar mengatasi masalah dan rasa sakit.
  3. Rancangan yang terbaik dari Sang Pencipta (Allah SWT) sedang terjadi pada Anda.


Didunia ini sebaik-baiknya manusia pasti ada pembencinya, entah dari orang dekat atau orang jauh. Fitnah bisa menimpa siapa saja, kapan saja dan dimana saja, olehsebab itu harus mengetahui beberapa solusi dalam menghadapi fitnah. Berikut solusinya :
  1. Dari awal kita harus mempersiapkan diri untuk tetap tegar dan sabar menghadapi kondisi apapun dan bagaimanapun.
  2. Ridha dan ikhlas menerima fitnah dan kezhaliman dari orang lain. Rasulullah SAW mengajarkan agar kita ikhlas menerima fitnah dan kezhaliman dari orang lain. Hal ini dapat diumpamakan orang yang difitnah adalah bola pimpong yang ditekan kedalam air, jika bola pimpong itu dilepaskan maka ia akan melompat tinggi ke angkasa. Demikianlah perumpamaan orang yang ridho dan ikhlas menerima fitnah dan kezhaliman dari orang lain, insyaAllah derajatnya akan ditinggikan oleh Allah SWT.
  3. Yakinkan diri bahwa Allah SWT yang akan membalas semua perbuatan manusia.
  4. Evaluasi Diri jika kita difitnah dan dizhalimi. Yang harus kita lakukan adalah mengevaluasi diri kita. Apakah kita melakukan kesalahan seperti yang difitnahkan tersebut. Jika jawabannya “ya”, maka kita harus cepat-cepat bertaubat dan memperbaiki diri kita. Jika jawabannya “tidak”, maka bersabarlah semua kejadian pasti ada hikmahnya.
  5. Hanya Allah satu-satunya Penolong dan Pelindung, Sesungguhnya tidak akan terjadi sesuatu kecuali dengan izin Allah SWT.
  6. Selama tidak ada yang menanyakan terkait masalah fitnah yang terjadi, janganlah berusaha membela diri karena dapat berdampak kurang baik pada kesehatan. Cara terbaik menghadapi fitnah adalah diam, biarlah waktu yang akan menjawab semuanya dan jika ada yang bertanya maka jawablah seperlunya berdasarkan fakta.
 Poin (12 keuntungan dan 6 solusi) diatas dibuat berdasarkan beberapa literatur dan pengalaman Penulis. Jika Anda melaksanakan poin-poin diatas maka akan berakibat baik untuk Anda dimasa depan walaupun terlihat menyakitkan, insyaAllah. Jadi, jangan sedih jika Anda sedang menghadapi sebuah gunjingan atau fitnah. Justru tetap berbahagialah karena ada orang-orang yang bersedia mengambil deretan dosa-dosa Anda, dan menggantinya dengan pahala-pahala mereka.
 
* Tetap jalanilah hidup ini dengan semangat disertai dengan prinsip-prinsip hidup yang baik.


Sumber_Gambar






5 (lima) Video Pendukung terkait “Keuntungan DiFitnah dan Solusi menghadapi Fitnah” :
Judul Video_1 : Sebuah Teori Transfer 'Pahala' Gratis dari Ustadz Dr Khalid Basalamah MA



Judul Video_2 : Diam itu lebih baik



Judul Video_3 : Jangan menjadi penyebar fitnah Pesan Ustadz Khalid Basalamah untuk para penuntut ilmu




Judul Video_4 : Berbicara Seperlunya atau lebih baik diam ! - Habib Ali Zaenal Abidin Al Hamid




Judul Video_5 : Kamu DIFITNAH? Diamlah, Transfer PAHALA sedang BERLANGSUNG - Ustadz Khalid Basalamah


 
* Semoga Bermanfaat...

Sumber Info :


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS